Menurut Hasibuan (2016) ada beberapa teori motivasi yang dikenal dan dapat diterapkan dalam
organisasi akan diuraikan sebagai berikut :
- Teori Dua Faktor Herzberg ini berdasarkan interview yang telah dilakukan oleh
Herzberg. Penelitian yang dilakukan dengan menginterview sejumlah orang. Herzberg
tiba pada suatu keyakinan bahwa dua kelompok faktor yang mempengaruhi perilaku
adalah :
a. Hygiene Factor
Faktor ini berkaitan dengan konteks kerja dan arti suasanakerja bagi individu.
Faktor-faktor higinis yang dimaksud adalah kondisi kerja, dasar pembayaran (gaji),
kebijakan organisasi, hubungan antar personal, dan kualitas pengawasan.
b. Satisfier Factor
Merupakan faktor pemuas yang dimaksud berhubungan dengan isi kerja dan definisi
bagaimana seseorang menikmati atau merasakan pekerjaannya. Faktor yang
dimaksud adalah prestasi, pengakuan, tanggung jawab dan kesempatan untuk
berkembang. - Teori Motivasi Kebutuhan Maslow
Maslow menyatakan bahwa manusia dimotivasi untuk memuaskan sejumlah kebutuhan
yang melekat pada diri setiap manusia yang cenderung bersifat bawaan. Hipotesis
Maslow mengatakan bahwa lima jenjang kebutuhan yang bersemayam dalam diri
manusia terdiri dari :
a. Fisiologis, antara lain kebutuhan akan sandang, pangan, papan dan kebutuhan
jasmani lain.
b. Keamanan, antara lain kebutuhan akan keselamatan dan perlindungan terhadap
kerugian fisik dan emosional.
c. Sosial, antara lain kasih sayang, rasa saling memiliki, diterima-baik, persahabatan.
d. Penghargaan, antara lain mencakup faktor penghormatan diri seperti harga diri,
otonomi, dan prestasi, serta faktor penghormatan diri luar seperti misalnya status,
pengakuan dan perhatian.
e. Aktualisasi Diri, merupakan dorongan untuk menjadi seseorang atau sesuai
ambisinya yang mencakup pertumbuhan, pencapaian potensi, dan pemenuhan
kebutuhan
