Menurut Werther dan Davis dalam Donni Juni Priansa (2014) tujuan dari penilaian kinerja
adalah:
- Peningkatan Kinerja (Performance Improvement)
Hasil penilaian kinerja memungkinkan manajer dan pagawai untuk mengambil
tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja. - Penyesuaian kompensasi (Compensation Adjustment)
Hasil penilaian kinerja membantu para pengambil keputusan untuk menentukan
siapa saja yang berhak menerima kenaikan gaji atau sebaliknya. - Keputusan Penempatan (Placement Decision)
Hasil penilaian kinerja memberikan masukan tentang promosi, transfer dan demosi
bagi pegawai. - Kebutuhan Pengembangan dan Pelatihan (Training and Development needs)
Hasil penelitian kinerja membatu untuk mengevaluasi kebutuhan pelatihan dna
pengembangan bagi pegawai agar kinerja mereka lebih optimal. - Perencanaan dan Pengembangan Karir (Career Planning and Development)
Hasil penelitian kinerja memandu untuk menentukan jenis karir dan potensi karir
yang dapat dicapai. - Prosedur Perekrutan (Process Deficiencies)
Hasil penelitian kinerja mempengaruhi prosedur perekrutan pegawai yang berlaku
didalam organisasi. - Kesalahan Desain Pekerjaan dan Ketidakakuratan Informasi (Information
Inacuracies and Job-Design errors)
Hasil penilaian kinerja membantu dalam menjelaskan apasaja kesalahan yang telah
terjadi dalam manajemen SDM terutama dibidang informasi kepegawaian, desain
jabatan derta informasi SDM lainnya.
