Manfaat dan Tujuan Break Even Point (skripsi dan tesis)

Berikut adalah beberapa manfaat dari break even point atau titik
impas sebagai berikut:
a. Analisis break even point digunakan untuk mengetahui pada titik
berapa hasil penjualan sama dengan jumlah biaya. Atau perusahaan
beroperasi dalam kondisi tidak laba dan tidak rugi, atau laba sama
dengan nol.
b. Analisis break even point digunakan untuk mengetahui bagaimana
hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, keuntungan dan volume
kegiatan (penjualan atau produksi). Oleh karena itu, analisis ini juga
sering disebut dengan nama cost profit volume analysis.
c. Analisis break even point digunakan untuk memberikan pedoman
tentang berapa jumlah produk minimal yang harus diproduksi atau
dijual. Artinya dengan memproduksi sejumlah barang dengan
kapasitas produksi yang dimilikinya perusahaan akan tahu batas
minimal yang harus dijual dan keuntungan maksimal yang diperoleh
apabila diproduksi secara penuh.
d. Analisis break even point juga digunakan untuk membantu manajer
perusahaan mengambil keputusan dalam hal aliran kas, jumlah
permintaan (produksi), dan penentuan harga suatu produk tertentu.
Intinya, kegunaan analisis ini adalah untuk menentukan jumlah
keuntungan pada berbagai tingkat penjualan. (Kasmir, 2014:333)
Berikut adalah beberapa tujuan dari break even point atau titik
impas sebagai berikut:
a. Mendesain spesifikasi produk.
b. Menentukan harga jual per satuan produk.
c. Menentukan suatu jumlah produksi atau penjualan minimal agar
perusahaan tidak mengalami kerugian.
d. Memaksimalkan jumlah produksi yang ada.
e. Merencanakan laba telah yang diinginkan. (Kasmir, 2014:334)