Faktor yang Mepengaruhi Komitmen Organisasional

Komitmen organisasional terjadi melalu proses yang cukup panjang dan
bertahap. Faktor komitmen dalam organisaional menjadi satu hal yang dipandang
penting karena karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap organisasi
akan memiliki sikap yang profesional dan menjujung tinggi nilai-nilai yang telah
disepakati dalam sebuah organisasional. Komitmen yang kuat terhadap organisasi
dalam wujud misi, visi dan tujuan perusahaan dapat diciptakan dengan bantuan
memberikan penjelasan segala sesuatu yang telah ditargetkan. Luthans (2011)
memaparkan terdapat tiga faktor yang mempengaruhi komitmen organisasional yaitu
keinginan yang kuat untuk tetap bertahan sebagai anggota organisasi, kemauan untuk
mengerahkan segenap kemampuannya bagi suksesnya organisasi, dan penerimaan
terhadap nilai – nilai dan tujuan organisasional.
Harahap (2010) mengatakan tiga faktor penentu komitmen seseorang terhadap
organisasionalnya, yaitu;
a. Komitmen dipengaruhi oleh beberapa aspek dalam lingkup pekerjaan itu sendiri
yang disebut faktor organisasional. Faktor ini Akan membentuk sikap bertanggung
jawab terhadap kuLerhasilan tugas yang diemban.
b. Komitmen organisasional dipengaruhi oleh alternatif kesempatan kerja yang dimiliki
pekerja yang disebut faktor non-organisasional. Semakin besar peluang untuk
berpindah kerja dan semakin besar hasratnya terhadap alternatif pekerjaan di tempat
lain, komitmen pekerja pada organisasionalnya cenderung semakin rendah.
c. Komitmen pekerja pada organisasionalnya dipengaruhi oleh faktor karakteristik diri
pekerja. Faktor ini membentuk komitmen inisial, yaitu komitmen awal yang timbul
pada saat pekerja baru saja mulai masuk sebagai anggota organisasional. Seseorang
yang mempunyai komitmen tinggi, pada saat mulai bekerja mempunyai kecenderungan
untuk tidak berpindah pekerjaan untuk jangka waktu relatif lama. Termasuk faktor ini
adalah kepuasan kerja, usia senioritas, dan lama bekerja. Semakin usia tua pekerja atau
semakin lama bekerja dan semakin senior, serta semakin tinggi kepuasan terhadap
karyawanya orang tersebut cenderung memiliki komitmen yang lebih tinggi.