Keterlibatan kerja dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor personal dan faktor
situasional (Robbins S. P., 2012);
a. Faktor Personal
Terdapat dua bagian di dalam faktor pesonal, yaitu faktor psikologis dan
demografi yang mencakup usia, pendidikan, jenis kelamin, jabatn, dan senioritas.
1) Usia
Usia memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan keterlibatan kerja,
dimana karyawan yang usianya lebh tua cenderung lebih puas dan terlibat
dengan pekerjaan mereka, sedangkan karyawan yang usianya lebih muda
kurang tertarik dan puas dengan apa yang dikerjakan (Moynihan & Pandey,
2007).
2) Pendidikan
Semakin tinggi pendidikan maka semakin banyak waktu yang disediakan
untuk bekerja. Khusunya para wanita dengan pendidikan yang tinggi, maka
semakin besar kecenderungan untuk terlibat dalam suatu pekerjaan (Setiawan,
2010).
3) Jenis Kelamin
Perempuan dan laki – laki mempunyai perbedaan psikologis dimana laki –
laki biasanya cenderung rasional, aktif dan agresif, sedangkan perempuan
cenderung emosional dzn pasif (Sunarto, 2010).
4) Jabatan
Umumya, setiap individu beranggapan seseorang yang bekerja pada posisi
yang lebih tinggi Akan merasa lebih terlibat dalam pekerjaan dibandingkan
dengan individu yang bekerja pada posisi yang lebih rendah.
5) Senioritas
Secara psikologis berarti individu merasa sumber-sumber yang memberikan
kecukupan fisik personal, emosional, dan kognitif tersedia pada saat-saat yang
dibutuhkan.
b. Faktor situasional
Faktor situasional pertama yang dapat mempengaruhi keterlibatan kerja adalah
jenis pekerjaan. Yang dimaksudkan dengan jenis pekerjaan yaitu kesesuaian antara
keinginan dan kemampuan karyawan tersebut pada tugas yang diberikan sehingga
dapat bekerja dengan baik. Kedua, organisasional, menyediakan bantuan sesuai yang
dibutuhkan oleh karyawan untuk bekerja secara efektif dan dalam menghadapi situasi
yang sulit. Organisasional harus perduli dengan keberadaan dan kontribusi karyawan
serta kesejahteraan karyawannya.
Selanjutnya adalah gaji, gaji yang dirasa cukup baik dan pantas bagi karyawan
menurut ukurannya sendiri. Hal ini merupakan kebutuhan hidup yang paling mendasar
dan merupakan faktor pertama bagi kelangsungan hidup manusia. Terakhir adalah rasa
aman. Rasa aman adalah ketika karyawan dapat melakukan pekerjaanya tanpa dibebani
resiko yang dapat membahayakan diri karyawan
