Dimensi Keterlibatan Kerja

Kanungo (1982) mengklasifikasikan keterlibatan kerja ke dalam tiga
dimensi, yaitu:
1) Konsentrasi Kerja
Konsentrasi kerja menurut Kanungo adalah seberapa besar pegawai
lebih mementingkan atau lebih berfokus pada tugas-tugas pekerjaannya
dibandingkan dengan aktivitas yang lain. Pekerjaan dianggap sebagai
pusat ketertarikan dalam hidup, keterlibatan kerja digambarkan sebagai
seberapa besar seseorang memerhatikan situasi kerja sebagai hal yang
penting karena hal tersebut dianggapnya sebagai kesempatan memuaskan
kebutuhannya.
2) Evaluasi Kerja
Evaluasi kerja menurut Kanungo dimaknai sebagai seberapa baik
pegawai menilai pekerjaan. Hal ini mencakup seberapa besar ikatan yang
ia rasakan terhadap pekerjaannya, seberapa baik ia menilai cara kerjanya
sendiri, seberapa penting keberadaan dirinya dalam organisasi dan
kerelaan dirinya untuk mengambil tugas yang melebihi beban pegawai.
3) Identifikasi Kerja
Identifikasi kerja dimaknai sebagai seberapa besar atau penting
pekerja bagi gambaran dirinya. Hal ini mencakup seberapa besar ia bisa
menyerap nilai kebaikan yang diberikan oleh pekerjaannya, pentingnya
hasil kerja bagi keberhargaan dirinya, bagaimana penilaian kemampuan
dirinya ketika berhadapan dengan pekerjaannya selama ini, serta
seberapa kuat pekerjaan dikatakan mampu mengukur kemampuan
dirinya