Kategori Beban Kerja (skripsi dan tesis)

Beban kerja berlebih dan beban kerja terlalu sedikit
merupakan pembangkit stres. Beban kerja dapat dibedakan lebih
lanjut ke dalam beban kerja berlebih atau terlalu sedikit
“kuantitatif”, yang timbul sebagai akibat dari tugas-tugas yang
terlalu banyak atau justru sedikit yang diberikan kepada pekerja
dengan jangka waktu tertentu, dan beban kerja berlebih/terlalu
sedikit “kualitatif”, yaitu ketika orang merasa tidak mampu untuk
melakukan suatu tugas, atau pekerja melakukan tugas tidak
dengan kemampuannya (Munandar, 2001).
Everly dan Giordano (dalam Munandar, 2001)
menambahkan kategori lain dari beban kerja, yaitu kombinasi
dari beban kerja kuantitatif dan kualitatif :
1. Beban Berlebih Kuantitatif
Beban berlebih secara fisikal ataupun mental, yaitu
harus melakukan terlalu banyak hal, unsur yang
menimbulkan beban berlebih kuantitatif ialah desakan
waktu.
2. Beban Terlalu Sedikit Kuantitatif
Beban kerja terlalu sedikit juga dapat mempengaruhi
kesejahteraan psikologis seseorang, yaitu pada
pekerjaan yang sederhana dimana banyak terjadi
pengulangan gerakan yang akan menimbulkan rasa
bosan dan rasa monoton.
3. Beban Berlebih Kualitatif
Dengan kemajuan teknologi makin dirasakan
kehidupan menjadi lebih majemuk. Kemajemukan
pekerjaan ini yang mengakibatkan adanya beban
berlebih kualitatif. Semakin tinggi kemajemukannya
maka semakin tinggi stresnya.
4. Beban Terlalu Sedikit Kualitatif
Dalam hal ini pekerja tidak diberi peluang untuk
menggunakan keterampilan yang diperolehnya, atau
untuk mengembangkan kecakapan potensial secara
penuh. Hal ini dapat menimbulkan kebosanan dan
gangguan dalam perhatian sehingga dapat
mengakibatkan hal-hal yang parah.
5. Beban Berlebih Kuantitatif dan Kualitatif
Proses pengambilan keputusan merupakan satu
kombinasi yang unik dari faktor-faktor yang dapat
mengarah ke berkembangnya kondisi-kondisi beban
berlebih kuantitatif dan kualitatif pada waktu yang
sama.
Jadi berdasarkan penjelasan diatas, beban kerja dibagi
menjadi dua yaitu beban kerja kuantitatif dan beban kerja
kualitatif. Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan dalam
waktu yang relatif singkat menjadi faktor timbulnya beban kerja
dan juga pekerjaan sederhana yang hanya melakukan hal-hal
yang sama (monoton) dengan jangka waktu yang terbilang lama
juga dapat menimbulkan beban kerja bagi para pekerjanya.