Kepuasan dalam Perspektif Islam

Kepuasan dalam Perspektif Islam
Islam sebagai agama yang telah mengatur segala aspek
kehidupan manusia juga membahas masalah kepuasan yang
diberikan kepada palnggan. Islam menganjurkan kepada kita
untuk menjadi manusia yang andal dalam bekerja yang berarti
bekerja sesuai dengan harapan konsumen, tepat waktu dan juga

sikap simpatik yang tinggi. Dalam Islampun telah dicontohkan
teladan yang dapat dijadikan pedoman dalam berniaga seperti
dalam Alquran Surat Al-Ahzab ayat 21.
Artinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri
teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat)
Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.19
Ayat tersebut memberitahukan bahwa rasullah adalah
sebagai contoh dalam menjalani setiap lini kehidupan termasuk
didalamnya dalam berniaga. Islam sangat memperhatikan
bagaimana memberikan kepuasan terhadap pelanggan kita.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran Surat AlInsyirah ayat 7.
Artinya : Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu
urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang
lain

Ayat tersebut menjelaskan bagaimana bekerja dengan
efektif memanfaat waktu dengan baik. Memberikan pelayanan
yang terbaik kepada pelanggan, jangan sampai membiarkan
pelanggan menunggu atau bahkan sampai muncul perspektif
negatif terhadap perusahaan. Tentunya itu semua agar
pelanggan mendapatkan pengalaman yang baik selama
menggunakan jasa kita, sehingga pelanggan merasa puas
dengan produk yang kita berikan.