Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

Menurut Harold E. Burt berpendapat bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi kepuasan kerja, antara lain:
a. Faktor hubungan antar karyawan: hubungan antar manajer dengan
karyawan, faktor fisik dan kondisi kerja, hubungan sosial di antara
karyawan dan sugesti dari teman sekerja
b. Faktor individual, hubungan dengan sikap orang terhadap pekerjaan, usia
orang dengan pekerjaan, dan jenis kelamin
c. Faktor keadaan keluarga karyawan
d. Rekreasi, meliputi pendidikan (Sunyoto, 2012: 28).
Sedangkan menurut Ghiselli dan Brown yang dikutip oleh Sunyoto (2012:29)
mengatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja, adalah:
a. Kedudukan. Orang yang beranggapan bahwa seseorang yang bekerja
pada pekerjaan yang lebih tinggi akan merasa lebih puas daripada yang
berkependudukan lebih rendah
b. Pangkat. Pada pekerjaan yang mendasar pada perbedaan tingkat
golongan, sehingga pekerjaan tersebut memberikan kedudukan tertentu
pada orang yang melakukannya. Jika ada kenaikan upah, maka ada yang
beranggapan sebagai kenaikan pangkat
c. Umur. Dinyatakan adanya hubungan antara kepuasan kerja dengan umur
karyawan. Umur 25 tahun sampai 34 tahun dan umur 40 sampai 45 tahun
adalah umur yang biasa menimbulkan perasaan kurang puas terhadap
pekerjaannya
d. Mutu pengawasan. Kepuasan karyawan dapat ditingkatkan melalui
perhatian dan hubungan yang baik dari pimpinan dan hubungan yang
lebih baik dari pimpinan dan bawahan sehingga karyawan akan merasa
bahwa dirinya merupakan bagian yang terpenting dari organisasi kerja
tersebut.
Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dapat digunakan
Job Descriptive Index (JDI) terdiri dari lima, yakni: 1). Pembayaran seperti gaji dan
upah; 2). Pekerjaan itu sendiri; 3). Promosi pekerjaan; 4). Kepenyaliaan (supervisi);
dan 5). Rekan sekerja (Umar, 2003:85). Selanjutnya Sutrisno (2015:80)
berpendapat bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja, adalah: 1).
Faktos psikologis merupakan faktor yang berhubungan dengan kejiwaan karyawan
yang meliputi: minat, ketentraman dalam kerja, sikap terhadap kerja, bakat dan
keterampilan, 2). Faktor sosial merupakan faktor yang berhubungan dengan
interaksi sosial antarkaryawan maupun karyawan dengan atasan, 3). Faktor fisik
merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik karyawan meliputi: jenis
pekerjaan, pengaturan waktu dan waktu istirahat, perlengkapan kerja, keadaan
ruangan, suhu, penerangan, pertukaran udara, kondisi kesehatan karyawan, umur
dan sebagainya, 4). Faktor finansial merupakan faktor yang berhubungan dengan
jaminan serta kesejahteraan karyawan, meliputi: sistem dan besarnya gaji, jaminan
sosial, macam-macam tunjangan, fasilitas yang diberikan, promosi dan sebagainya