Jenis-Jenis Kepercayaan Konsumen

Pada umumnya setiap orang yang berbisnis menyadari bahwa
kepercayaan terhadap objek, atribut, dan manfaat menunjukkan
persepsi konsumen. Namun yang harus disadari adalah kepercayaan
seorang konsumen berbeda dengan konsumen lainnya. Mereka juga
harus mengingat bahwa kepercayaan mereka sendiri terhadap sebuah
merek tertentu sangat berbeda dari pasar target. Kepercayaan yang
dikatakan mewakili asosiasi yang konsumen bentuk diantara objek atribut, dan manfaat didasarkan atas proses pembelajaran kognitif.
Seorang membentuk tiga jenis kepercayaan :5
1) Kepercayaan atribut-objek
Pengetahuan tentang sebuah objek memiliki atribut khusus
yang disebut kepercayaan atribut objek. Kepercayaan atribut
objek menghubungkan sebuah atribut dengan objek, seperti
seseorang, barang, atau jasa. Jadi, kepercayaan bahwa sebuah
kendaraan roda empat dikendarai pada jalan pedesaan merupakan
kepercayaan atribut objek. Melalui kepercayaan atribut objek,
konsumen menyatakan apa yang mereka ketahui tentang sesuatu
dalam hal variasi atributnya.
2) Kepercayaaan atribut-manfaat
Seseorang mencari produk dan jasa yang akan
menyelesaikan masalah-masalah mereka dan memenuhi
kebutuhan mereka. Dengan kata lain, memiliki atribut yang akan
memberikan manfaat yang dapat dikenal. Hubungan antara atribut
dan manfaat ini menggambarkan jenis kepercayaan kedua, yang
disebut kepercayaan aribut manfaat.
Kepercayaan atribut manfaat merupakan persepsi
konsumen tentang seberapa jauh sebuah atribut tertentu
menghasilkan, atau memberikan,manfaat tertentu. Persepsi bahwa
sebuah kendaraan yang dikendarai di tanah lapang memberikan
pandangan yang lebih baik tentang jalan merupakan kepercayaan
atribut manfaat.
3) Kepercayaan objek-manfaat
Jenis kepercayaan ketiga dibentuk dengan
menghubungakan objek dan manfaatnya. Kepercayaan objek
manfaat merupakan persepsi konsumen tentang seberapa jauh
produk, orang, jasa, tertentu yang akan memberikan manfaat
tertentu