Menurut Kotler dan Keller (2016:387) Bauran jasa terbagi menjadi 5 (lima) kategori
penawaran:
1. Barang berwujud murni (pure tangible goods), penawaran terdiri darai barang berwujud.
Contohnya sabun, pasta gigi, shampoo dan lain-lain.
2. Barang berwujud yang disertai jasa (tangible goods with accompanying services).
Penawaran barang fisik yang disertai jasa, umumnya semakin canggih sebuah produk,
semakin besar kebutuhan untuk jasa pendukung yang berkualitas tinggi yang lebih luas.
Penjualan akan lebih tergantung pada kualitas dan tersedianya layanan pelanggan yang
mendampingi. Contohnya penjualan mobil memberikan jaminan atau garansi, misalnya
satu tahun gratis service kerusakan.
3. Jasa utama yang disertai dengan barang dan jasa kecil (major service with accompanying
minor goods and services), penawaran terdiri dari jasa utama beserta tambahan jasa atau
barang pendukung.
4. Hibrida (hybrid), jasa campuran merupakan penawaran barang dan jasa dengan proporsi
yang sama. Contohnya makanan ditawarkan di restoran disertai pelayanan yang
mengesankan.
5. Jasa murni (pure service), penawaran murni terdiri dari jasa saja. Contohnya panti pijat,
konsultasi, dan lain-lain
