Karakteristik suatu produk bisa dianalisis dengan beberapa dimensi yang
dimiliki kualitas produk.
Dimensi sendiri termasuk subjektif, karena berhubungan dengan reputasi dari
produk yang sudah diciptakan oleh merek atau perusahaan. Purba & Aisyah,
(2017:54) dalam bukunya Managing Qualitty sebagai berikut :
1) Kinerja atau performa (Performance)
Terkait dengan kinerja atau performa (performance) aspek fungsional
utama (pokok) suatu produk atau jasa. Misalnya, kinerja pokok dari lemari
pendingin yaitu dapat mendinginkan bahkan membekukan air, televisi yang dapat
menayangkan visual maupun audio yang berisi informasi maupun hiburan,
kemudian pompa air yang dapat mengalirkan air dari tempat yang rendah ke
tempat yg lebih tinggi, kendaraan dengan kecepatannya, flashdisk dapat
menyimpan berbagai berkas secara praktis.
2) Kehandalan (Reliability)
Kehandalan (reliability) berhubungan dengan mampu atau tidaknya suatu
produk untuk bisa terus berfungsi pada jangka waktu serta keadaan tertentu.
Reliability suatu produk dapat dinilai dari apakah produk tersebut sering tidak
berjalan sesuai strandarnya atau dapat bejalan sesuai standarnya pada jangka
waktu tertentu. Apabila sering terjadi kendala atau ketidak sesuaian dalam
fungsinya dapat dinilai rendah, sedangkan apabila tidak terjadi kendala dapat
dinilai tinggi untuk reliabilitasnya.
3) Kesesuaian (Conformance)
Kesesuaian (conformance), berhubungan dengan kesesuaian
spesifikasiyang sudah ditetapkan pada suatu produk. Misalnya, apakah isi dari
produk sesuai dengan apa yang tertera pada kemasan? Apakah komponen bahan
baku yang digunakan sesuai dengan rancangan? dan apakah kualitas dari teh
pucuk harum sudah memenuhi keinginan pada konsumen?
4) Kesanggupan atau kemampuan (Serviceability)
Kesanggupan atau kemampuan pelayanan (serviceability), berhubungan dengan
kemudahan dan kecepatan memperoleh pelayanan, dan ketepatan serta
kompetensi dalam merespon ataupun menyelesaikan keluhan konsumen.
5) Estetika (Aesthetics)
Estetika (aesthetics), berhubungan dengan ketertarikan pada panca indera kepada
suatu produk. Misalnya, menarik untuk dilihat , penyelesaian yang halus, rasanya
sesuai, bau tidak telalu menyengat, dan lainnya.
6) Kualitas yang persepsikan (Perceived Quality)
Kualitas yang persepsikan perceived quality berhubungan dengan perasaan dan
pengalaman konsumen pada suatu produk dan merek setelah menggunakannya
