Secara umum, berbagai daya tarik itu dapat dikelompokkan ke dalam dua
katagori, daya tarik informatif/rasional (informational/ratioanal appeal) dan daya
tarik emosional (emotional appeal) dalam Morissan (2010:343-346) :
1. Daya tarik rasional
Menurut Belch dalam Morissan (2010:344-345), bebrapa tipe daya
tarik iklan yang dapat dikategorikan sebagai memiliki daya tarik
rasional adalah iklan-iklan yang menekankan pada aspek :
a. Daya tarik „atribut‟ (future appeal) menekankan atau fokus pada
sifat atau kualitas tertentu yang dimiliki suatu barang atau jasa.
b. Daya tarik „keunggulan‟ atau keuntungan kompetitif (competitive
advantage) dengan membandingkan baik secara langsung maupun
tidak langsung antara produknya dengan produk pesaingnya.
c. Daya tarik harga (favorable price appeal) menjadikan harga sebagai
faktor dominan dalam pesan iklannya. Iklan dengan daya tarik harga
ini paling sering digunakan oleh perusahaan pengecer (retailer)
dalam bentuk pengumuman promosi penjualan, penawaran khusus,
atau penawaran harga murah setiap hari.
d. Daya tarik „berita‟ (news appeal) adalah iklan yang menggunakan
berita atau pengumuman di media massa mengenai produk
bersangkutan dalam iklannya untuk menarik perhatian konsumen.
e. Daya tarik „populeritas‟ produk (populerity appeal) menekankan
ketenaran suatu barang atau jasa dengan menampilkan sejumlah
tokoh atau sejumlah ahli yang menggunakan atau merkomendasikan
produk bersangkutan atau menunjukkan produk bersangkutan
sebagai pemimpin pasar. Tujuan utama daya tarik iklan ini adalah
untuk menunjukkan pemakaian produk secara luas yang
membuktikan kualitasnya yang baik dan anjuran agar konsumen lain
yang belum menggunakan harus mempertimbangkan untuk
membellinya.
2. Daya tarik emosional
Daya tarik emosional adalah daya tarik yang terkait atau berhubungan
dengan kebutuhan sosial dan pisikologi konsumen dalam pembelian
suatu produk.
