Menurut Strauss dan Frost dalam Endang Hariningsih (2013:13)
mengatakan bahwa Internet Advertising adalah komunikasi nonpersonal yang
bersifat persuasif, mengkomunikasikan tentang produk atau ide oleh sponsor
tertentu.
Internet Advertising menurut Schlosser dan Shavin dalam Endang
Hariningsih (2013:13) merupakan bentuk konten komersial di internet yang
didesain oleh pebisnis untuk menginformasikan kepada konsumen tentang produk
atau jasa.
Menurut Chaffey dalam Endang Hariningsih (2013:14), Internet
Advertising menerapkan konsep “pull” advertising dimana memungkinkan
konsumen secara sukarela belajar dan membandingkan satu merk barang dengan
merk lain dengan lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan media tradisional.
Chaffey dalam Endang Hariningsih (2013:13-14) memberikan berbagai
karakteristik yang membuat media digital berbeda dengan media tradisional :
1. Media internet memiliki kemampuan menciptakan interaksi antara
pemasar dan konsumen dan juga antara konsumen dengan konsumen.
2. Media internet memiliki kemampuan untuk membawa peluang bagi
pemasar untuk mengembangkan profil konsumen dan memungkinkan
mereka untuk memproses lebih lanjut suatu informasi. Ditambah lagi
dengan berkembangnya Situs Jejaring Sosial (SJS), pemasar mampu
untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi penting dengan mudah
untuk mengembangkan profil konsumen potensial.
3. Media internet memiliki kemampuan untuk berkomunikasi ke individu
tertentu secara personal. Kemampuan ini penting dalam
mempertahankan customer-based relationship yang baik untuk pemasar
online karena dengan perhatian personal mampu menangkap keinginan
konsumen secara cutomize dan cepat. Pemasar bisa mempergunakan
internet untuk memfasilitasi umpan balik dari konsumen terhadap
promosi atau afer sales service.
4. Digital media di internet mampu mengintegrasikan fungsi alat
komunikasi pemasaran lain, baik fungsi audio, gambar, teks, animasi
dan lain-lain sehingga satu media tetapi mampu memiliki sifat rich
media.
5. Penggunaan internet sebagai media iklan yang tidak dibatasi oleh
lokasi, sehingga pemasar memiliki keunggulan akses virtual ke seluruh
dunia, dimana ini merupakan kendala bagi media tradisional.
6. Dengan penggunaan Internet Advertising pemasar mampu untuk
memilih segmen konsumen tertentu dan melakukan customization situs
sesuai dengan profil perilaku konsumen.
