Fungsi kepemimpinan sebagai fungsi manajemen dalam perusahaan
mencakup beberapa tugas kewajiban dan dalam rangka menjalankan wewnangnya
sebagai seorang pemimpin. Sedikitnya ada lima fungsi kepemimpinan (Siagian,
1988:46) :
1. Pemimpin sebagai penentu arah
Sebuah organisasi dibentuk pada dasarnya untuk mencapai suatu tujuan
tertentu. Tujuan tersebut biasanya dibedakan menjadi tiga yaitu tujuan jangka
pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Ketiga tujuan tersebut akan sulit
tercapai jika seluruh pelaku di dalam organisasi berjalan sendiri-sendiri tanpa
arah yang jelas dan konkret. Disini seorang pemimpin berkewajiban
mengarahkan dan membimbing untuk membuat prioritas tujuan yang akan
dicapai terlebih dahulu.
2. Pemimpin sebagai wakil dan juru bicara organisasi
Sebuah organisasi tidak akan berjalan baik dan tidak akan mencapai
tujuan jika tidak menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan berbagai pihak
di luar organisasi. Untuk menjembatani hubungan baik tersebut, maka seorang
pemimpin bertugas menjadi wakil dan juru bicara organisasi bagi perusahaan
yang dipimpinnya.
3. Pemimpin sebagai komunikator yang efektif
Pemeliharaan hubungan baik secara internal maupun eksternal dapat
terjalin melalui proses komunikasi, baik secara lisan maupun tulisan. Berbagi
keputusan organisasi disampaikan kepada para pelaksana melalui jalur
komunikasi yang ada dalam perusahaan untuk kemudian dilaksanakan demi
tercapainya tujuan organisasi. Dalam hal ini pemimpin berfungsi sebagai
komunikator baik internal maupun eksternal perusahaan.
4. Pemimpin sebagai mediator
Mediator adalah perantara, penghubung, penengah yang jika di dalam
kepemimpinan berarti seorang pemimpin harus bisa berfungsi sebagai perantara
baik internal perusahaan maupun eksternal perusahaan. Seorang pemimpin juga
harus mampu menjembatani terjalinnya komunikasi yang efektif sehingga
mengurangi, menghentikan, dan mencegah terjadinya konflik.
5. Pemimpin sebagai integrator
Pemimpin sebagai integrator adalah ppemimpin yang mampu
mengintegrasikan atau menyatukan segala unsur, golongan, atau kelompok yang
ada di dalam perusahaan yang dipimpinnya. Tidak menutup kemungkinan
bahwa dalam suatu organisasi muncul adanya kelompok-kelompok kecil
berdasarkan suatu kepentingan tetentu sehingga dibutuhkannya sebuah sosok
yang menjadi penengah.
Fungsi kepemimpinan sesungguhnya merupakan salah satu diantara
peranan manajer dalam rangka untuk mengajak atau merangkul semua bawahan
atau pengikut, agar dengan penuh kemauan memberikan pengabdian mereka
dalam mencapai tujuan organisasi, sesuai dengan kemampuan dan kapasitas
bawahan secara maksimal.
