Bashaw dan Grant (dalam Amstrong, 1994) seperti dikutip oleh Sopiah
(2008:159), menjelaskan bahwa komitmen karyawan terhadap organisasi merupakan
sebuah proses berkesinambungan dan merupakan sebuah pengalaman individu ketika
bergabung dalam sebuah organisasi.
Miner (1997) seperti dikutip Sopiah (2008:161) secara rinci menjelaskan
proses terjadinya komitmen organisasional, yaitu sebagai berikut :
1. Fase awal, Initial commitment
Faktor yang berpengaruh terhadap komitmen karyawan pada organisasi
adalah:
a. Karakteristik individu
b. Harapan-harapan karyawan pada organisasi
c. Karakteristik pekerjaan
2. Fase kedua, commitment during early employment.
Pada fase ini karyawan sudah bekerja beberapa tahun. Faktor-faktor
yang berpengaruh terhadap komitmen karyawan terhadap organisasi
pengalaman kerja yang ia rasakan pada tahap awal ia bekerja, bagaimana
pekerjaannya, bagaimana sistem penggajiannya, bagaimana gaya
supervisinya, bagaimana hubungan dia dengan teman sejawat atau hubungan
dia dengan pimpinannya. Semua faktor ini akan membentuk komitmen awal
dan tanggungjawab karyawan pada organisasi yang pada akhirnya akan
bermuara pada komitmen karyawan pada awal memasuki dunia kerja.
3. Fase ketiga, commitment during later career
Faktor yang berpengaruh terhadap komitmen pada fase ini berkaitan
dengan investasi, mobilitas kerja, hubungan sosial yang tercipta di organisasi
dan pengalaman-pengalaman selama ia bekerja
