Komitmen karyawan terhadap organisasi adalah bertingkat, dari tingkatan
yang sangat rendah hingga tingkatan yang sangat tinggi. Ditinjau dari segi organisasi
menurut Steers (1991) dalam Sopiah (2008:166), karyawan yang berkomitmen
rendah akan berdampak pada turn over, tingginya absensi, meningkatnya kelambatan
kerja dan kurangnya intensitas untuk bertahan sebagai karyawan di organisasi
tersebut, rendahnya kualitas kerja, dan kurangnya loyalitas pada perusahaan.
Menurut Begley dan Czajka (1993) dalam sopiah (2008:167) karyawan yang
memiliki komitmen organisasional yang tinggi dampaknya adalah tingkat stress
berkurang. Sedangkan menurut Hackett dan Guinon (1995) dalam Sopiah (2008:166),
karyawan yang memiliki komitmen organisasional yang tinggi akan berdampak pada
karyawan tersebut yaitu karyawan lebih puas dengan pekerjaannya dan tingkat
absensinya menurun.
