Kepuasan kerja adalah sejauhmana pekerjaan individu memenuhi kebutuhan
individu Weiss, Dawis, England, dan Lafquist 1984 (dalam Johnson 2004). Menurut
Luthans, (2011) kepuasan kerja adalah hasil dari persepsi karyawan tentang seberapa baik
pekerjaan mereka serta memberikan hal – hal yang dipandang penting. Menurut Schultz
dan Schultz, (2014) kepuasan kerja mengacu pada perasaan positif dan negatif serta sikap
yang dimiliki karyawan mengenai pekerjaanya. Sedangkan, menurut Robbins dan Judge,
(2015) kepuasan kerja adalah menjelaskan suatu perasaan positif tentang pekerjaan, yang
dihasilkan dari suatu evaluasi pada karakteristik – karakteristiknya yang digambarkan
seseorang dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi memiliki perasaan yang positif,
sedangkan seseorang dengan level rendah memiliki perasaan negatif. Berdasarkan beberapa
definisi tersebut dapat disimpulkan kepuasan kerja adalah suatu perasaan positif dan negatif
yang dirasakan individu yang berkaitan dengan pandangan mengenai pekerjaan memenuhi
kebutuhan individu dan menunjukkan suatu sikap mengenai pekerjaanya.
