Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

Weiss. Dawis, England dan Lafquist (1967) berpendapat faktor yang dapat
mempengaruhi kepuasan kerja, yaitu :
1. Kepuasan Kerja Intrinsik
Kepuasan kerja intrinsik merupakan sesuatu yang merepresentasikan penilaian
individual mengenai kebutuhannya yang meliputi :
a. Ability Utilization, yaitu kesempatan untuk melakukan sesuatu yang
memanfaatkan kemampuan karyawan.
b. Achievement, yaitu prestasi yang didapatkan karyawan dari pekerjaanya.
c. Activity, yaitu segala bentuk aktivitas yang selalu dilakukan setiap waktu dalam
bekerja
d. Creativity, yaitu kesempatan kreativitas karyawan untuk mencoba metode dalam
suatu pekerjaanya.
e. Independence, yaitu kesempatan kemandirian karyawan untuk melakukan
pekerjaanya.
f. Moral values, yaitu nilai moral yang dimiliki karyawan dalam melakukan
pekerjaan.
g. Social service, yaitu rasa sosial yang dimiliki karyawan terhadap lingkungan
kerjanya.
h. Social status, yaitu derajat sosial yang dirasakan karyawan mengenai
pekerjaanya.
i. Variety, yaitu kesempatan untuk melakukan kerjaan yang bervariasi dari waktu
ke waktu.
j. Security, yaitu perasaan nyaman karyawan terhadap pekerjaanya yang
dikerjakan.
k. Authority, yaitu wewenang yang dimiliki untuk memberitahukan orang lain
mengenai pekerjaan yang harus dilakukan.
l. Responsibility, yaitu tanggung jawab kebebasan untuk menggunakan penilaian
sendiri dalam melakukan penilaian pekerjaan.
2. Kepuasan kerja ekstrinsik
Kepuasan kerja ekstrinsik yaitu suatu penilaian individu mengenai kebutuhan yang
didapatkan individu dari tempat kerjanya yang meliputi :
a. Advancement, yaitu kemajuan atau perkembangan yang dicapai dalam bekerja.
b. Company Policies and practices, yaitu kebijakan – kebijakan praktis pada
perusahaan.
c. Compensation, yaitu gaji yang diberikan sejumlah dengan pekerjaan yang
karyawan lakukan.
d. Recognition, yaitu pengakuan pujian yang karyawan dapatkan dalam melakukan
sejumlah pekerjaan dengan baik.
e. Supervision – human relation, yaitu dukungan atasan yang diberikan kepada
bawahannya.
f. Supervision – technical, yaitu kemampuan supervisi memberikan bantuan teknis
seperti pengambilan keputusan.
3. General Satisfaction, yaitu meliputi :
a. Co- Workes, yaitu rekan kerja yang terlibat langsung dalam pekerjaan.
b. Working conditions, yaitu keadaan tempat karyawan bekerja