Kotler dan Kellerdalam Joesyiana (2018:73) mendefinisikan bahwa Word of Mouthadalah suatu aktivitas pemasaran antara orang ke orang baik secara lisan, tulisan, maupun melalui media komunikasi elektronik yang terhubung internet yang didasari oleh pengalaman atas produk atau jasa. Sedangkan menurut WOMMA (Word of Mouth Association) dalam Mustakim (2019:22), Word of Mouthadalah suatu aktifitas atau kegiatan dimana konsumen memberikan informasi mengenai suatu brand atau produk kepada konsumen lain.Dari definisi tersebut dapat dikatakan jika Word of Mouthadalah sebuah kegiatan untuk memberikan informasi kepada orang lain mengenai suatu produk atau jasa dimana informasi tersebut berupa penilaian atau pandangan terhadap produk atau jasa yang sudah dikonsumsi.
Sernovitz dalam Joesyiana (2018:73-74), menjelaskan ada 3 motivasi dasar yang mendorong pembicaraan word of mouth, diantaranya:1.Mereka menyukai anda dan produk andaOrang-orang akan membicarakan karena anda melakukan atau menjual sesuatu yang mereka ingin bicarakan. Baik produknya, cara anda memperlakukan mereka, hal tersebut menarik untuk dibicarakan.2.Pembicaraan membuat mereka merasa lebih baikWord of mouth sering mengarah pada emosi atau perasaan terhadap produk maupun fitur suatu produk. Biasanya kita terdorong untuk berbagi.3.Mereka merasa terhubung dalam suatu kelompokKeinginan untuk menjadi bagian dari sebuah kelompok adalah perasaan manusia yang kuat. Salah satu caranya adalah dengan membicarakan suatu produk. Biasanya terdapat kesenangan tersendirijika dapat membagikan kesenangan dengan suatu kelompok yang memiliki kesenangan atau selera yang sama dengan kita
