Legitimasi masyarakat merupakan faktor strategi bagi perusahaan dalam
rangka mengembangkan perusahaan ke depan. Hal itu dapat dijadikan sebagai
wahana untuk mengonstruksikan strategi perusahaan, terutama terkait dengan
upaya memposisikan diri dalam lingkungan masyarakat yang semakin maju.
Legitimasi adalah keadaan dimana seseorang atau kelompok yang sangat peka
terhadap lingkungan sekitar baikdari segi fisik maupun non fisik. O’Donovan
(2002) berpendapat legitimasi organisasi merupakan timbal balik antara
perusahaan dengan masyarakat. Apa yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada
masyarakat dan apa yang dibutuhkan atau dicarai perusahaan dari masyarakat.
Sehingga perusahaan membutuhkan legitimasi untuk bertahan hidup (going
concern).
Sejalan dengan karakternya yang berdekatan dengan ruang dan waktu,
legitimasi mengalami pergeseran bersamaan dengan perubahan dan
perkembangan lingkungan dan masyarakat dimana perusahaan berada (Dowling,
1975). Legitimasi merupakan sistem pengelolaan perusahaan yang berorientasi
pada dukungan masyarakat (society), pemerintah, individu dan kelompok
masyarakat. Sehingga operasi perusahaan harus sejalan dengan harapan
masyarakat.
