Pengertian dan Peran Kepuasan Kerja (skripsi dan tesis)

Memperoleh kepuasan kerja meruapkan dambaan setiap orang, namun tidak
setiap orang akan merasakan atau memperoleh kepuasan kerja seperti yang diinginkan. Banyak hal yang menyebabkan ketidakpuasan kerja dapat terjadi salah satunya kerena
lingkungan kerja yang tidak kondusif. Dole dan Schroder (2013) mengatakan bahwa
kepuasan kerja dapat didefinisikan sebagai perasaan dan rea), dalam Testa (12013)
kepuasan kerja merupakan kegembiraan atau pernyataan emosi yang positif terhadap hasil
penilaian dari suatu pekerjaan atau pengalaman-pengalaman pekerjaan. Sedangkan Wright
dan Staw (2013) mengatakan kepuasan kerja merupakan area yang penting dalam
mempelajari organisasi karena pengaruh dalam penilaian kinerja karyawan. Linz (2012)
dalam penelitiannya mengatakan bahwa secara positif dengan kepuasan kerja. Sedangkan
Weiss and Cropanzano (1996) mengatakan bahwa kerja sebagai evaluasi dan pendapat
yang positif atau negatif dari situasi atau tugas. Menurut Robbins (2013: 139) istilah kepuasan kerja (job satisfaction) merujuk
pada sikap umum seorang individu terhadap pekerjaannya. Seseorang dengan tingkat
kepuasan kerja tinggi menunjukkan sikap positif terhadap kerja itu, sebaliknya seseorang
yang tidak puas dengan pekerjaannya menunjukkan sikap yang negatif terhadap pekerjaan
itu. Sedangkan Moorse (2013) dalam Panggabean (2014: 128) mengemukakan bahwa
pada dasarnya, kepuasan kerja tergantung kepada apa yang diinginkan seseorang dari
pekerjaannya dan apa yang mereka peroleh.