Manfaat dan Tujuan Rotasi Kerja (skripsi dan tesis)

Menurut Hamid (2012: 184) mengemukakan beberapa keuntungan yang
dapat diambil dari rotasi yaitu antara lain:
1. Memberikan latar belakang umum tentang organisasi, dan karenanya
memberikan sudut pandang yang bersifat organisasional.
2. Mendorong kerjasama antar departemen/unit kerja karena para manajer
telah melihat banyak segi persoalan yang dihadapi organisasi.
3. Memperkenalkan sudut pandang yang segar secara periodik kepada
berbagai unit kerja.
4. Mendorong keluwesan organisasi melalui penciptaan sumber daya
manusia.
5. Mampu melaksanakan penilaian prestasi secara komperatif dengan
lebih objektif.
6. Memperoleh keunggulan dari on the job training dalam situasi.
Sedangkan tujuan dari rotasi adalah untuk menambah pengetahuan,
pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan mengatasi kejenuhan, karena
mungkin terlalu lama dalam suatu pekerjaan yang ditugaskan kepada para
karyawan. Untuk lebih jelasnya penulis akan mengemukakan manfaat rotasi
karyawan menurut Kasmir (2016: 70) sebagai berikut:
1. Menciptakan keseimbangan antara tenaga kerja dengan jabatan yang
ada dalam organisasi, sehingga dapat menjamin terjadinya kondisi
tenaga kerja yang stabil (personal stability).
2. Dengan dilakukannya rotasi kerja, dapat membuka kesempatan untuk
mengembangkan karier.
3. Memperluas dan menambah pengetahuan.
4. Menghilangkan kejenuhan terhadap suatu jabatan.
5. Memberikan imbalan terhadap prestasi kerja.
6. Membuka kesempatan untuk terjadinya persaingan dalam
meningkatkan prestasi kerja.
7. Rotasi kerja dilakukan sebagai pelaksanaan sanksi terhadap
pelanggaran.