Definisi Komitmen Organisasi (skripsi dan tesis)

(Allen & Meyer, 1990) membagi komitmen organisasi
menjadi tiga yaitu, komitmen afektif, komitmen berkelanjutan
dan komitmen normatif. Karyawan dengan komitmen afektif
yang tinggi tetap berada di organisasi dianggap sebagai
perasaan karena ingin tetap tinggal, bergantung kepada
organisasi dan berkomitmen dalam keterlibatan di organisasi.
Karyawan dengan komitmen berkelanjutan tinggi tetap
berkomitmen karena mereka merasa butuh, sedangkan
karyawan dengan komitmen normatif tinggi tetap
berkomitmen karena perasaan harus atau kewajiban kepada
organisasi.
Mathis dan Jakson (2006) dalam (Jufriadi & Fairuzzabadi,
2017) mengatakan bahwa komitmen organisasi merupakan
sejauh mana karyawan menyakini dan menerima tujuan
organisasi dan keinginan untuk tetap bertahan dalam
organisasi.
Minner (1997) dalam (Sopiah, 2008) menyatakan bahwa
komitmen organisasi merupakan sikap karyawan, ruang
lingkup yang dimiliki lebih global daripada kepuasan kerja,
karena komitmen organisasional menggambarkan pandangan
terhadap organisasi secara keseluruhan, dan bukan hanya
aspek pekerjaan saja.