Definisi Ketidakamanan Kerja (skripsi dan tesis)

Menurut Nele, (2010) ketidakamanan kerja muncul karena banyaknya
jenis pekerjaan yang sifatnya sesaat atau pekerjaan kontrak. Semakin
banyak jenis pekerjaan yang ada dengan waktu yang sementara
menyebabkan semakin banyak karyawan mengalami ketidakamanan
kerja.
Ola (2010) berpendapat bahwa ketidakamanan kerja adalah
ketidakamanan kerja dikaitkan dengan kekhawatiran tentang keamanan
masa depan keuangan, dukungan ekonomi selama pengangguran dapat
mengurangi efek negatif dari ketidakamanan kerja pada individu yang
dipekerjakan kesejahteraan.
Ketidakamanan kerja menurut Rowntree (2005) dalam Hanafiah (2014),
didefinisikan sebagai kondisi yang berhubungan dengan rasa takut
seseorang akan kehilangan pekerjaannya atau prospek akan demosi atau
penurunan jabatan serta berbagai ancaman lainnya terhadap kondisi kerja
yang berasosiasi menurunnya kesejahteraan secara psikologis dan
menurunnya kepuasan kerja.
Menurut Saylor (2004) dalam Hanafiah (2014) ketidakamanan kerja juga
diartikan sebagai perasaan tegang, gelisah, khawatir, stres, dan merasa
tidak pasti dalam kaitannya dengan sifat dan keberadaan pekerjaan
selanjutnya yang dirasakan pada pekerja. Ketakutan yang berlebih
menciptakan keinginan untuk selalu bekerja lebih keras untuk
menghindari resiko terjadinya ketidakamanan dalam bekerja (job
insecurity) seseorang.