PengertianSelf-Effiacy (skripsi dan tesis)

Self-Efficacy merupakan penilaian terhadap diri sendiri yang
berhubungan dengan keyakinan dalam diri bahwa setiap diri individu
memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan yang diharapkan. Agar
yang diharapkan itu bisa berjalan sesuai dengan keinginan, perlu
dilandasi dengan sikap berfikir realistis, cermat, dan juga pentingnya
untuk memotivasi diri agar keyakinan yang dimiliki semakin kuat.
Seperti yang diungkapkan oleh McCoach, Gable, & Madura (2013: 16)
self-efficacy juga menghubungkan manusia dengan motivasi yang
dimilikinya, proses dalam berfikir, dan bertindak dalam meyakini yang
diinginkan. Senada dengan hal tersebut Mesterova, Prochazka, &
Vaculik (2015) mendefinisikan efikasi diri sebagai keyakinan individu
terhadap kemampuannya untuk memotivasi, berfikir, dan bertindak
dalam memenuhi kebutuhan di situasi apapun.
Baron &Byrne (2004: 187) mengemukakan bahwa, self-efficacy
merupakan penilaian individu terhadap kemampuan atau kompetensinya
untuk melakukan suatu tugas, mencapai suatu tujuan, dan menghasilkan
sesuatu. Sejalan dengan pendapat sebelumnya Cera, Mancini, &
Antonietti (2013: 118) juga menyatakan bahwa self-efficacy adalah
keyakinan pada individu dengan kemampuan yang dimiliki dalam
meningkatkan harapan, motivasi, daya kognitif, dan melakukan suatu
tindakan yag diperlukan untuk melaksanakan tugas. Di pihak lain,
Santrock (2009: 462) menyatakan bahwa, “self-efficacy adalah
keyakinan bahwa saya bisa”.
Bandura (Roberts & Hogan, 2002: 96) self efficacy telah
didefinisikan sebagai penilaian seberapa baik seseorang dapat
melakukan perilaku yang diperlukan untuk menghadapi situasi yang
prospektif.Gaylor dan Nicol (2016: 6) menjelaskan theoretically, self
efficacy, dan performance become a self pertuating system of positive
reinforcement and practice. Dapat diartikan bahwa self-efficacy belief
merupakan penguat dalam diri untuk melakukan suatu kegiatan dan itu
berdampak positif. Senada dengan pendapat Robbins & Judge (2007:
332), self-efficacy berfokus pada kemampuan individu untukmenyatakan
keberhasilan dalam menyelesaikan tugas tertentu tanpa perlu untuk
mengajukan pertanyaan berhasil atau tidak.
Keyakinan diri sebenarnya berkaitan dengan kemantapan yang
tertanam dalam setiap individu mengenai suatu tugas yang
dikerjakannya.Hal ini menjadi permasalahan yang kompleks ketika
individu belum siap dan belum terkonsep kematangan karir yang
dimilikinya. Dan tentunya juga akan berdampak pada masa depan
peserta didik itu sendiri. Dalam hal kematangan karir, tentunya selfefficacymenjadi pendorong dalam diri agar peserta didik lebih
memantapkan bidang karir yang akan di pilihnya. Schunk (2012: 146)
juga berpendapat, self-efficacy merupakan keyakinan yang dimiliki
setiap individu untuk dapat melakukan suatu hal dengan baik.Dan hal itu
juga sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Singh &
Shukla (2015) yang diperoleh hasil bahwa,self-efficacy berkorelasi
positif terhadap kematangan karir pada peserta didik tingkat menengah
atas.
Jika peserta didik yakin dengan kemampuannya maka hal apapun
yang dilalui selalu merasa yakin bahwa dia bisa. Termasuk saat peserta
didik akan menentukan karir di masa depannya. Bandura (Friedman &
Miriam, 2009: 247) efikasi diri adalah suatu harapan atau keyakinan
tentang bagaimana suatu kompetensi atau kemampuan seseorang yang
bisa digunakan untuk menyesuaikan perilaku pada situasi tertentu.Al
Khatib (2014: 163) menambahkan bahwa secara khusus rendahnya self-
efficacy dapat menyebabkan rasa tidak percaya dan keputusasaan
mengenai kemampuan seeorang untuk menghargai diri sendir