Manfaat disiplin kerja (skripsi dan tesis)

Menurut Roebing Gunawan Budhi (2017: 20) Kedisiplinan kerja
yang dikemukakan oleh Werther Jr & Davis (1996) terwujudnya
kedisiplinan di tempat kerja, bermanfaat bagi:
(1) Performance Improvement, umpan balik pelaksanaan kerja
memungkinkan para pekerja maupun divisi SDM dapat mengetahui
tindakan yang harus ditempuh guna lebih mendorong peningkatan
kedisiplinan kerja.
(2) Compensation Adjustment, dilakukan evaluasi terhadap kinerja
sehingga membantu para pengambil keputusan untuk mengambil
keputusan dalam remunerasi.
(3) Placement Divisions, dengan melihat “sejarah” disiplin para pekerja
dimasa lalu, dapat membantu pimpinan dan divisi SDM guna
melakukan proses penetapan promosi, mutasi, maupun demosi.
(4) Career Planning and Development, umpan balik perihal kinerja dapat
menjadi sebuah patokan guna mengarahkan jalur karir (career path)
seorang pekerja.
(5) Staffing Process, aspek positif maupun negatif dari sebuah perilaku
disiplin kerja mencerminkan kekuatan sekaligus kelemahan tata cara
Staffing yang telah berjalan.
(6) Job Design, penilaian secara akurat kedisiplinan kerja akan menjamin
keoputusan penempatan secara internal tanpa ada perlakuan pembedaan
(diskriminasi)