Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Karir Peserta Didik (skripsi dan tesis)

Chung & Megginson (Gomes 2001: 180) menjelaskan, motivasi
melibatkan (1) faktor-faktor individual dan (2) faktor-faktor
organisasional. Faktor-faktor individual meliputi kebutuhan-kebutuhan
(needs), tujuan-tujuan (goals), sikap (attitude), dan kemampuankemampuan (abilities). Faktor-faktor organisasional meliputi
pembayaran atau gaji (pay), keamanan pekerjaan (job security), sesama
pekerja (co-workers), pengawasan (supervision), pujian (praise), dan
pekerjaan itu sendiri (job it self).
Sementara Helleriegel dan Slocum (Sujak 1990: 249)
mengklasifikasikan tiga faktor utama yang mempengaruhi motivasi
meliputi:
1) Perbedaan karakteristik individu. Karakteristik individu yang
berbeda jenis kebutuhan, sikap, dan minat menimbulkan motivasi
yang bervariasi, misalnya pegawai yang mempunyai motivasi untuk
mendapatkan uang sebanyak-banyaknya akan bekerja keras dengan
resiko tinggi dibanding dengan pegawai yang mempunyai motivasi
keselamatan, dan akan berbeda pada pegawai yang bermotivasi
untuk memperoleh prestasi.
2) Perbedaan karakteristik pekerjaan. Setiap pekerjaan yang berbeda
membutuhkan persyaratan keterampilan, identitas tugas,
signifikansi tugas, otonomi dan tipe-tipe penilaian yang berbeda
pula. Perbedaan karakteristik yang melekat pada pekerjaan itu
membutuhkan pengorganisasian dan penempatan orang secara tepat
sesuai dengan kesiapan masing-masing pegawai.
3) Perbedaan karakteristik lingkungan kerja atau organisasi. Setiap
organisasi juga mempunyai peraturan, kebijakan, sistem pemberian
hadiah, dan misi yang berbeda-beda yang akan berpengaruh pada
setiap pegawainya. Motivasi seseorang dipengaruhi oleh stimuli
kekuatan intrinsik yang ada pada diri seseorang/individu yang
bersangkutan, stimuli eksternal mungkin juga dapat mempengaruhi
motivasi, tetapi motivasi itu sendiri mencerminkan reaksi individu
terhadap stimuli tersebut