Dimensi Kinerja Karyawan (skripsi dan tesis)

Dimensi kinerja adalah unsur-unsur dalam pekerjaan yang
menunjukkan kinerja. Menurut Henderson oleh Wirawan (2009:53) dalam
Anwar Ikhsan (2016), dimensi kinerja adalah kualitas-kualitas atau wajah
suatu pekerjaan atau aktivitas –aktivitas yang terjadi di tempat kerja yang
konduktif terhadap terhadap pengukuran. Menurut Wirawan (2009:54)
dalam Anwar Ikhsan (2016), dimensi kinerja dapat dikelompokkan menjadi:
(1)Hasil Kerja
Hasil kerja adalah keluaran kerja dalam bentuk barang dan jasa yang
dapat dihitung dan diukur kuantitas dan kualitasnya. Indikator dimensi
hasil kerja antara lain kuantitas hasil produksi, kualitas hasil produksi,
ketepatan dalam melaksanakan pekerjaan, kecepatan dalam
melaksanakan pekerjaan, jumlah kecelakaan kerja, jumlah unit produk
yang terjual, jumlah keuntungan, kepuasan pelanggan, efisiensi
penggunaan sumber, efektivitas melaksanakan tugas.
(2)Perilaku Kerja
Perilaku kerja adalah perilaku karyawan yang ada hubungannya dengan
pekerjaan. Indikator dimensi perilaku kerja antara lain ramah kepada
pelanggan, perilaku yang diisyaratkan oleh prosedur kerja, perilaku yang
diisyaratkan oleh kode etik, perilaku yang diisyaratkan oleh peraturan
organisasi, disiplin kerja ketelitian dalam bekerja, profesionalisme, kerja
sama, kepemimpinan dalam tim kerja, pemanfaatan waktu.
(3)Sifat Pribadi
Sifat pribadi yang ada hubungannya dengan pekerjaan adalah sifat
pribadi karyawan yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaannya.
Indikator dimensi sifat pribadi yang ada hubungannya dengan pekerjaan
antara lain pengetahuan, keterampilan, kejujuran, kebersihan, keberanian,
kemampuan beradaptasi, inisiatif, integritas, kecerdasan, kerajinan,
komitmen, penampilan, sikap terhadap pekerjaan, kecerdasan emosional,
semangat, kreativitas, fleksibilitas, fokus, keresponsifan.