Pengertian Subjective Well-Being (skripsi dan tesis)

Terdapat beberapa definisi mengenai Subjective Well-Being dari
beberapa ahli. Subjective Well-Being merupakan persepsi seseorang
terhadap pengalaman hidupnya, yang terdiri dari evaluasi kognitif dan
afeksi terhadap hidup dan merepresentasikan dalam kesejahteraan
psikologis (Compton, 2005). Subjective Well-Being merupakan evaluasi
subyektif seseorang mengenai kehidupan termasuk konsep-konsep seperti
kepuasan hidup, emosi menyenangkan, fulfilment, kepuasan terhadap areaarea seperti pernikahan dan pekerjaan, tingkat emosi tidak menyenangkan
yang rendah (Diener, 2003). Ryan & Diener (2008) menyatakan bahwa
Subjective Well-Being merupakan istilah yang digunakan untuk
menggambarkan tingkat well-being yang dialami individu menurut
evaluasi subyektif dari kehidupannya. Veenhouven (dalam Diener, 1994)
menjelaskan bahwa Subjective Well-Being merupakan tingkat di mana
seseorang menilai kualitas kehidupannya sebagai sesuatu yang diharapkan
dan merasakan emosi-emosi yang menyenangkan. Andrew & Withey
(dalam Diener, 1994) mengatakan bahwa Subjective Well-Being
merupakan evaluasi kognitif dan sejumlah tingkatan perasaan positif atau
negatif seseorang.
Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa Subjective
Well-Being adalah persepsi dan evaluasi subyektif individu akan
pengalaman hidup yang melibatkan emosi menyenangkan dan tidak
menyenangkan.