Pengelompokan penduduk berdasarkan ciri-ciri tertentu dapat
diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Biologis: meliputi umur, dan jenis kelamin.
2. Sosial: antara lain meliputi tingkat pendidikan, status perkawinan,
dan sebagainya.
3. Ekonomi : meliputi penduduk yang aktif secara ekonomi, lapangn
pekerjaan, jenis pekerjaan, tingkat pendapatan, dan sebagainnya.
4. Geografis: berdasarkan tempat tinggal, daerah perkotaan,
pedesaan, provinsi, kabupaten, dan sebagainnya.
a. Komposisi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin
Umur dan jenis kelamin merupakan karakteristik penduduk yang
pokok. Struktur ini mempunyai pengaruh penting, baik terhadap
tingkah laku demografis maupun sosial ekonomi.
b. Pengelompokan Penduduk Berdasarkan Ciri-ciri sosial
Pengelompokan ini meliputi antara lain tingkat pendidikan
penduduk status perkawinan dan sebagainya.
Komposisi Penduduk menurut Tingkat Pendidikan, tercemin pada:
a. Kepandaian membaca dan menulis (Literacy)
Penduduk dikatakan daoat membaca dan menulis jika mereka
dapat membaca dan menulis surat/kalimat sederhana; membaca
dan menulis huruf Baraile; orang cacat yang pernah bisa
membaca dan menulis. Sedangkan mereka tergolong buta
aksara jika mereka tidak bisa membaca dan menulis atau bisa
membaca tetapi tidak bisa menulis.
b. Tingkat pendidikan yang ditamatkan
Yang dimaksud dengan ‘tamat’ adalah mereka yang
meninggalkan sekolah setelah mengikuti pelajaran pada kelas
tertinggi sampai akhir dengan mendapat tanda tamat/ijazah, baik
dari sekolah negeri maupun swasta.
c. Komposisi Penduduk Menurut Status Perkawinan
Berdasarkan status perkawinannya, penduduk berumur 10 tahun
ke atas dapat dikelompokkan sebagai berikut:
d. Belum kawin
e. Kawin
f. Carai
g. Duda atau Janda
h. Ekonomi
i. Keadaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dari suatu
Negara cenderung dipengaruhi oleh besarnya orang yng
menpunyai penghasilan, bagai mana dngan kualifikasi mereka
(keterampilan, pendidikan, dan sebagainya), regulasi
pekerajaan serta jumlah uang yang mereka hasilkan.
