Piutang (skripsi dan tesis)

Istilah piutang timbul karena adanya kebijakan penjualan kredit di
dalam perusahaan. Penjualan kredit ini tidak segera menghasilkan penerimaan
kas pada saat penjualan dilakukan, tetapi menimbulkan piutang dan akan
berubah menjadi kas pada saat terjadi pelunasan piutang oleh pelanggan.
Piutang tersebut meliputi semua klaim dalam bentuk uang terhadap
perorangan atau organisasi.
Piutang tercipta sebagai akibat dari penjualan secara kredit. Oleh
sebab itu perkiraan piutang sangat penting karena rata-rata perusahaan
memiliki perkiraan piutang. Piutang diharapkan akan tertagih dalam kurun
waktu kurang dari satu tahun. Oleh sebab itu, perkiraan ini diklasifikasikan ke
dalam aktiva lancar.
Dalam praktik bisnis, konsumen pada umumnya lebih menyukai jika
perusahaan menjual barang atau jasanya secara kredit dengan alasan
pembayaran dapat ditunda walaupun pada kenyataan biasanya hasil penjualan
kredit lebih besar dari hasil penjualan tunai. Dalam kondisi seperti ini pihak
manajemen dituntut untuk dapat memperhitugkan seberapa besar piutang yang
tak tertagih. Berdasarkan data tersebut, pihak manajemen mendapatkan
masukan untuk menentukan kebijakan dalam pemberian kredit.