Pengertian Piutang (skripsi dan tesis)

Menurut James C. Van Horne dan John M. Wachowicsz, Jr
(1997:258): “Piutang adalah jumlah uang dipinjam dari perusahaan oleh
pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit”. Selajutnya
pengertian piutang menurut Lukman Syamsudin (2007:255) adalah “Piutang
adalah tagihan yang timbul karena adanya transaksi secara kredit oleh
perusahaan kepada langganannya”.
Penjualan kredit yang pada akhirnya akan menimbulkan hak
penagihan atau piutang kepada langganan, sanggat erat hubungannya dengan
persyaratan-persyaratan kredit yang diberikan. Sekalipun pengumpulan
piutang sering kali tidak tepat waktu yang sudah ditetapkan, namun sebagian
besar dari piutang tersebut akan terkumpul dalam jangka waktu kurang dari 1
tahun. Dengan alasan itulah, maka piutang dimasukan sebagai salah satu
komponen dalam aktiva lancar perusahaan.
Warren Reeve dan Fess (2005;404) menyatakan bahwa piutang
meliputi semua klaim dalam bentuk uang terhadap pihak lainnya, termasuk
individu, perusahaan atau organisasi lainnya.
Menurut Martono dan Harjito (200:95), piutang merupakan tagihan
perusahaan kepada pelanggan atau pembeli atau pihak lain yang membeli
produk perusahaan.
Dari Donald E. Kleso (200:34634) menyebutkan bahwa piutang
adalah klain, uang barang, atau jasa kepada pelanggan atau pihak-pihak
lainnya. Piutang dikelompokkan ke dalam hutang lancar atau tidak lancar.
Menurut Benny Alexandri (2009:117) piutang adalah sejumlah uang
hutang dari konsumen pada perusahaan yang membeli barang dan jasa secara
kredit pada perusahaan. Piutang lancar diharapkan dapat tertagih dalam satu
tahun atau selama setahun operasional berjalan. Semua piutang
dikelompokkan sebagai piutang tidak lancar.