Siklus memiliki arti sebagai jangka waktu, sedangkan
operasi adalah aktivitas bisnis utama perusahaan. Menurut Kieso
(1995:141) siklus operasi adalah periode waktu yang berlalu
antara akuisisi barang dan jasa yang terlibat dalam proses
pabrikasi dan realisasi kas akhir dari penjualan atau penagihan
berikutnya. Siklus Operasi juga dapat diartikan sebagai
rangkaian seluruh transaksi di mana suatu bisnis menghasilkan
penerimaannya dan penerimaan kasnya dari pelanggan (Fanani,
2010). Pada perusahaan manufaktur siklus operasi mengukur
seberapa lama persediaan dibuat, kemudian dijual, dan
selanjutnya pengumpulan piutang menjadi kas, sehingga siklus
operasi berhubungan langsung dengan laba.t
Siklus operasi dapat diartikan sebagai periode waktu ratarata antara pembelian persediaan dengan pendapatkan kas yang
nantinya akan diterima penjual. Siklus operasi suatu perusahaan
terdiri dari transaksi-transaksi berikut: (a) pembelian barang, (b)
penjualan barang, dan (c) pengumpulan piutang dari pelanggan.
Siklus ini menunjukan sekuensi transaksi yang berulang secara
kontinyu (Purwanti, 2010).
Siklus operasi bersinggungan langsung dengan laba
perusahaan, hal ini dikarenakan ada faktor penjualan siklus
operasi. Laba ini nantinya akan digunakan untuk memprediksi
aliran kas dimasa yang akan datang. Maka dari itu, laba yang
digunakan untuk memprediksi aliran kas dimasa yang akan
datang, harus benar-benar laba yang berkualitas. Dimana laba
yang berkualitas sendiri tergantung pada siklus operasi
perusahaan itu sendiri.
Perusahaan yang memiliki siklus operasi yang panjang
dapat menimbulakan ketidakpastian estimasi dan kesalahan
estimasi yang makin besar dimana hal itu dapat menimbulkan
kualitas akrual yang lebih rendah dan memiliki kualitas laba
yang rendah pula (Purwanti, 2010). Siklus operasi yang lebih
lama menyebabkan ketidakpastian yang lebih besar, membuat
akrual yang lebih tergantung (noise) dan kurang membantu
dalam memprediksi aliran kas dimasa yang akan datang
(Dechow & Dichev, 2002 dalam Fanani, 2010).
Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa
siklus operasi adalah rangkaian seluruh transaksi di mana suatu
bisnis menghasilkan penerimaannya dan penerimaan kasnya dari
pembeli/pelanggan atau dapat diartikan sebagai periode waktu
rata-rata antara pembelian persediaan dengan pendapatkan kas
yang nantinya akan diterima penjual.
