Teori Stakehorder (skripsi dan tesis)

Teori stakeholder adalah teori yang menggambarkan kepada pihak mana
saja perusahaan bertanggung jawab (Freeman dan John, 1984). Menurut Chariri
dan Ghozali (2014:439) teori stakeholder mengatakan bahwa perusahaan
bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri namun
harus memberikan manfaat bagi stakeholdernya (pemegang saham, kreditor,
konsumen, supplier, pemerintah, masyarakat, analisis dan pihak lain). Stakeholder
dikatakan sebagai bagian dari seseorang yang juga dapat mengendalikan atau
mempengaruhi sumber ekonomi suatu perusahaan. Hal tersebut dipengaruhi oleh
besar kecilnya peran yang mereka miliki atas sumber tersebut. Semakin besar
peran yang dimili stakeholder maka semakin besar juga perusahaan dalam
memuaskan keinginan stakeholder.
SRI (Stanford Research Institute) yang sekarang menjadi SRI Internasional
berpendapat bahwa manajer perlu memahami kekhawatiran stakeholder dalam
rangka mengembangkan tujuan perusahaan untuk memperoleh dukungan dari
stakeholder. Dukungan tersebut ditujukan untuk kesuksesan jangka panjang. Oleh
karena itu, manajemen harus secara aktif mengeksplorasi hubungannya dengan
para stakeholder untuk mengembangkan strategi bisnis (Freeman dan John, 1984).
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teori stakeholder merupakan
suatu teori yang menjelaskan bahwa keberlangsungan suatu perusahaan tidak
terlepas dari adanya peran stakeholder (Lindawati dan Puspita, 2015). Keterkaitan
teori stakeholder dengan integritas laporan keuangan adalah perusahaan
berkewajiban untuk menyajikan laporan keuangan dengan integritas yang tinggi
(Fajaryani, 2015).