Kesadaran merek, asosiasi merek, loyalitas merek, dan kualitas yang dirasakan memiliki dampak signifikan pada keinginan konsumen untuk membeli produk. Hal ini diungkapkan oleh Reza Jalilvand, et al (2011) sebagai hasil dari penelitiannya yang berjudul “The Effect of Brand Equity Components on Purchase Intention: An Application of Aaker’s Model in the Automobile Industry”. Dalam penelitiannya yang berjudul “Dampak Bentuk Komunikasi Media Sosial terhadap Dimensi Kekayaan Merek dan Niat Pembelian Konsumen”, Melinda Soewandi (2015) juga menemukan bahwa semua dimensi ekuitas merek memiliki hubungan positif terhadap niat membeli konsumen. Bentuk komunikasi media sosial memiliki hubungan negatif terhadap niat membeli konsumen, bila pengaruh dimensi ekuitas merek dihapus. Hal ini menjelaskan bahwa ekuitas merek memang memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pembelian konsumen. Yaseen, Nadia et al (2011) dalam penelitiannya yang berjudul “Impact of Brand Awareness, Perceived Quality and Customer Loyalty on Brand Profitability and Purchase Intention: A Resellers’ View” menemukan bahwa kesadaran merek secara signifikan mempengaruhi intensi pembelian, persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap minat beli dan loyalitas merek berpengaruh signifikan terhadap minat beli
