Pengertian Kualitas Produk (skripsi dan tesis)

Kotler dalam M. Mursid (2014:71) menjelaskan bahwa, produk adalah hasil akhir yang mengandung elemen-elemen fisik, jasa dan hal-hal yang simbolis yang dibuat dan dijual oleh perusahaan untuk memberikan kepuasan serta keuntungan bagi pembelinya. M. Mursid (2014:71) mendefinisikan, produk sebagai barang/jasa yang meliputi segi fisik dan hal-hal lain yang ditentukan oleh konsumen serta memiliki cakupan masalah jasa, psikologis seperti kepuasan, simbol status, segi artistik dan lain sebagainya. Wahyuni, Sulistiyowati, & Khamim (2015:3), kualitas merupakan aspek penting dan aspek kesuksesan bagi perkembangan perusahaan. Pada masa kini konsumen mulai menjadikan kualitas sebagai acuan untuk menjatuhkan pilihan terhadap suatu produk/layanan. Lebih dari itu, kualitas seringkali menjadi sarana promosi secara otomatis mampu menaikan/menurunkan nilai jual suatu produk perushaan. Konsumen tidak lagi menggunakan harga sebagai pegangan untuk membeli barang, tetapi lebih kepada keawetan suatu barang, jenis bahan baku, desain barang, content barang, kesesuaian dengan kebutuhan dan lain-lain. Oleh karena itu, saat ini kualitas merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk memenangkan persaingan diantara banyak produk sejenis yang beredar dipasaran. Sebagai faktor utama dalam mewujudkan kepuasan pelanggan, kualitas harus dikelola secara baik dan benar, melalui beberapa tahapan proses agar dapat terintegrasi dengan proses lain diperusahaan. Dalam buku Juran’s Quality Handbook (dalam wahyuni et al., 2015:8) dijelaskan bahwa tahapan dalam proses kualitas yang dikenal dengan Juran Trilogy, terdiri dari: 1) Quality Planning yaitu suatu proses perencanaan kualitas yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan 2) Quality Control yaitu tahap evaluasi terhadap capaian kualitas dengan rencana kualitas yang telah disusun sebelumnya 3) Quality Improvement yaitu suatu proses perbaikan yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi Sedangkan pendapat Limakrisna & Purba (2017:75), produk meliputi barang dan jasa, event, people, places, organisasi, informasi dan ide. Selanjutnya Tampubolon (2018:90). Produk atau jasa yang memiliki fase perkenalan, memiliki fungsi, serta desain agar dapat diterima pasar. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa kualitas produk adalah keseluruhan yang terdapat pada barang/jasa baik manfaat maupun keunggulan yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen dan dapat memengaruhi terhadap keputusan pembelian