Kotler (dalam Marhaini, 2010) mengatakan bahwa aspek-aspek yang terkandung dalam perilaku konsumen itu : a. Aspek Estetika Aspek estetika adalah aspek yang dapat diukur melalui besar kecilnya ukuran suatu produk, proporsi dan keistimewaan bentuk. b. Aspek nilai ekspresi diri Nilai ekspresi diri adalah bentuk kepuasan karena lingkungan sosial sekitarnya. Aspek ini muncul karena banyak nya orang memilih suatu produk atau merek berdasarkan pertimbangan bagaimana orang lain akan melihatnya dengan produk yang dipakai. c. Aspek kepribadian merek Aspek ini mengacu pada sejauh mana suatu produk memiliki kesesuaian dengan karakteristik personal yang melekat pada diri konsumen, apakah produk atau merek yang dipakai mencerminkan pribadi si pengguna suatu produk. Sedangkan Aker ( dalam Simamora, 2003 ) menyatakan bahwa dalam perilaku konsumen ada tiga aspek yang merupakan nilai berarti bagi konsumen yakni: a. Aspek fungsional Aspek yang paling mudah dilihat adalah aspek fungsional yaitu: nilai yang diperoleh atribut produk yang diberikan kegunaan fungsional kepada konsumen. Aspek ini berkaitan langsung dengan fungsi yang diberikan oleh produk atau layanan kepada konsumen. b. Aspek emosional Jika konsumen mengalami perasaan pada saat membeli atau menggunakan produk, maka produk tersebut telah memberikan nilai emosional kepada konsumen. Pada intinya aspek emosional berhubungan dengan perasaan positif apa yang akan dialami oleh konsumen pada saat membeli produk. c. Aspek nilai ekspresi diri Aspek nilai ekspresi diri adalah bagian dari aspek emosi. Aspek emosional berkaitan dengan perasaan positif seperti : nyaman, bahagia, dan bangga. Sedangkan nilai ekspresi diri adalah pikiran individu tentang bagaimana dirinya dimata orang lain maupun dimata dirinya sendiri. Albert ( dalam, Hutagalung, 2010) menambahkan bahwa aspek-aspek dari perilaku konsumen adalah sebagai berikut: a. Persepsi harga (price reception) Persepsi harga berkaitan dengan bagaimana informasi harga dipahami seluruhnya oleh konsumen dan memberikan makna yang dalam bagi mereka. Suatu pendekatan untuk memahami persepsi harga adalah informasi. b. Kepuasan Sudah menjadi pendapat umum bahwa jika konsumen merasa puas dengan suatu produk atau merek, mereka cenderung akan memilih, membeli, menggunakannya, serta memberitahu orang lain tentang pengalaman mereka yang menyenangkan tentang produk tersebut. c. Karakteristik konsumen Dalam penganalisaan hubungan konsumen produk, adalah penting untuk menyadari bahwa konsumen itu beragam dalam keinginan untuk mencoba suatu produk baru. Ide bahwa karakteristik konsumen berbeda, yang membeli produk pada tahapan siklus hidup produk yang berbeda, benar-benar memiliki implikasi penting pada strategi produk. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek yang mencakup dalam perilaku konsumen adalah sebagai berikut : aspek estetika, aspek nilai ekspresi diri, aspek kepribadian merek, aspek fungsional, aspek emosional, persepsi harga, kepuasan, serta karakteristik konsumen.
