Peduli Lingkungan dan Gender (skripsi dan tesis)

Peduli lingkungan merupakan suatu bentuk kesadaran seseorang terhadap lingkungan yang berupa tindakan yang dapat berdampak positif terhadap lingkunga. Dengan peduli lingkungan maka akan membantu agar lingkunga tetap terjaga keseimbangannya. Menurut Lestari (2018) peduli lingkungan adalah suatu sikap dan perilaku seseorang untuk mencegah dan menjaga kerusakan pada lingkungan yang ada disekitarnya serta dapat berupaya untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan lingkungan yang sudah terjadi. Sikap peduli lingkungan merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan di sekitar, dan mengupayakan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan alam yang telah terjadi. Upaya-upaya tersebut bisa dimulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya. Menurut Lestari (2018) sikap peduli lingkungan adalah kewajiaban bagi semua manusia terhadap alam. Manusia sebagai makhluk sosial berkewajiban untu berinteraksi dengan alam sekitar, manusia diwajibkan untuk melestarikan dan menjaga lingkungan serta dapat mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Pengetahuan dan sikap peduli lingkungan dapat dikaitkan dengan gender. Dimana menurut Julina (2016) gender seseorang dapat menjadi faktor yang membedakan jumlah pengetahuan yang dimiliki. Laki-laki memiliki pengetahuan yang lebih tinggi daripada perempuan. Sedangkan untuk perilaku ramah lingkungan, perempuan lebih perhatian terhadap isu-isu lingkungan daripada lakilaki. Perempuan berpotensi lebih perhatian pada lingkungan dibandingkan lakilaki dikarenakan orientasi biospheric. Penjelasan teoritis untuk perbedaan gender ini melibatkan pengetahuan dan juga toleransi kemajuan teknologi, dukungan pertumbuhan ekonomi, dan persepsi risiko lingkungan.