Pengertian Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku (skripsi dan tesis)

a) Pengetahuan Pengetahuan adalah hasil tahu dan ini telah terjadi setelah seorang individu melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Dimana, pengetahuan (kognitif) merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya suatu tindakan seseorang. Sebagian besar pengetahuan diperoleh dari indera yaitu indera pendengaran dan penglihatan (Febriyanto, 2016). Pengetahuan berasar dari dua sumber yaitu sumber secara langsung dari pengalaman sendiri dan sumber tidak langsung dari pengalaman orang lain yang kemudian dioalah lebih lanjut. b) Sikap Sikap adalah suatu mental dan saraf yang berhubungan dengan kesiapan seseorang untuk menanggapi sesuatu yang diorganisir melalui pengalamanpengalaman dan memiliki pengaruh yang merujuk kepada perilaku (Setiadi, 2013). Sujana, Hariyadi, & Purwanto (2018) menambahkan bahwa sikap merupakan suatu reaksi atau respon seseorang terhadap suatu objek sikap yang berupa pandangan atau penilaian baik buruk, kepercayaan, perasaan dan perilakunya. Ditambahkan pula bahwa sikap peduli lingkungan adalah suatu dukungan baik secara positif atau negatif seseorang terhadap hal yang mendukung untuk peduli terhadap lingkungan hidup. Sikap memiliki 3 komponen utama, yaitu komponen kognitif, komponen afektif, dan komponen konatif. Dimana komponen kognitif ini menyumbang persepsi individu dan pengetahuan tentang suatu objek, komponen afektif yang menggambarkan suatu perasaan seseorang atau reaksi suka / tidak suka terhadap objek, dan komponen konatif merupakan kecenderungan untuk bertindak dengan cara tertentu terhadap suatu objek (Tjandra & Tjandra, 2013). Sikap merupakan suatu suatu kecenderungan yang dipelajari dalam berperilaku baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan terhadap suatu objek tertentu. Beberapa hal yang mempengaruhi pembetukan sikap yaitupengalaman pribadi, kebudayaan, orang lain yang dianggap penting, lembaga pendidikan, lembaga agama, lingkungan, dan faktor emosi yang ada dalam diri individu. Menurut (Ugulu, Sahin, & Baslar, 2013) sikap berasal dari pengalaman hidup dan pendidikan yang mempengaruhi perilaku. c) Perilaku Perilaku merupakan segala perbuatan dan tindakan yang dilakukan oleh makhluk hidup. Menurut Nawi (2017) perilaku adalah aktualisasi sikap seseorang atau sekelompok orang dalam wujud tindakan atau aktivitas sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. Perilaku dapat juga diartikan sebagai segala kegiatan yang dilakukan seseorang yang secara langsung dapat diamati dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya. Berdasarkan pengertian diatas dapat dikatakan bahwa perilaku dapat terwujud jika terdapat sesuatu yang dapat menimbulkan suatu rangsangan. Dengan adanya rangsangan tersebut maka akan menimbulkan suatu perilaku tertentu. Menurut Manuntung (2018) proses pembentukan perilaku dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari diri sendiri, seperti susunan saraf pusat, motivasi, persepsi dan emosi. Perubahan perilaku dalam diri individu dapat dilihat melalui persepsi. Persepsi ini merupakan pengalaman yang dihasilkan melalui indra tubuh seperti pendengaran, penciuman dan sebagainya.