Teori Stakeholder (skripsi dan tesis)

Stakeholder merupakan pihak pihak yang berkepentingan baik internal maupun eksternal yang memiliki hubungan baik bersifat mempengaruhi maupun dipengaruhi serta bersifat langsung maupun tidak langsung terhadap perusahaan tersebut antara lain ; pemerintah, pemasok, konsumen, kreditur dan masyarakat setempat dll. Merunut Gray et al (1997) menyatakan bahwa kelangsungan hidup perusahaan bergantung pada dukungan stakeholder dan dukungan tersebut harus dicari sehingga aktivitas perusahaan adalah untuk mencari dukungan tersebut. Teori stakeholders menyatakan bahwa perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingan sendiri, namun juga harus memberi manfaat bagi para stakeholdersnya (pemegang saham, kreditur, konsumen, supplier, pemerintah, masyarakat, analis, dan pihak lain). Teori stakeholder menjelaskan pengungkapan ISR perusahaan sebagai cara untuk berkomunikasi dengan stakeholders. Implikasinya adalah perusahaan akan secara sukarela melaksanakan ISR. Teori ini jika diterapkan akan medorong perusahaan dalam mengungkapkan ISR. Dengan pengungkapan ISR diharapkan keinginan stakeholder dapat terkomodasi sehingga akan menghasilakan hubungan yang baik antara perusahaan dengan stakeholder nya. Hubungan yanga baik akan berakibat pada perusahaan dalam mencapai keberlanjutan perusahaannya. Penggunaan teori stakeholder dalam penelitian ini berhubungan dengan tanggung jawab sosial perusahaan dimana kelangsungan hidup perusahaan dipengaruhi oleh para stakeholdernya. Tanggung jawab perusahaan tidak hanya dalam memaksimumkan laba dan kepentingan pemegang saham, namun juga harus memperhatikan kondisi masyarakat, pelanggan dan pemasok.