Kepemimpinan (skripsi dan tesis)

a. Pengertian Kepemimpinan
Wirawan (2013) mengartikan kepemimpinan sebagai proses
pemimpin menciptakan visi dan melakukan interaksi saling
mempengaruhi dengan bawahannya dalam rangka merealisasikan
visi yang telah dirancang. Menurut Yulk (2015) kepemimpinan
adalah proses yang disengaja dari seseorang untuk meberikan
pengaruhnya terhadap orang lain guna membimbing dan
mengarahkan yang berkaitan dengan jalannya organisasi menuju
visi.
Robbins dan Judge (2008) mendefinisikan kepemimpinan
sebagai kemampuan untuk mempengaruhi kelompok dengan tujuan
mancapai sarasan. Zekeri mengatakan bahwa kepemimpinan adalah
variabel kunci yang mempengaruhi kinerja organisasi dan
keberhasilan pemimpin mewujudkan tujuan untuk merubah dan
mempengaruhi orang lain untuk menyebarkan tujuannya
(Mcfarlane).
b. Sifat-sifat kepemimpinan
Tampubolon (2012) mengungkapkan ada beberapa sifat
kepemimpinan yang amat penting, yaitu:
1) Integritas
Setiap pemimpin harus siap menghadapi segala situasi yang
akan dihadapi. Dengan semua kapasitasnya untuk menghadapi
bahaya yang kecil sampai bahaya yang fatal. Dengan demikian,
bahaya akan dapat dihadapi dengan meminimalkan resiko.
2) Kecerdasan dan pengetahuan
Pemahaman seorang pemimpin tentang bidangnya sangat
diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat sasaran. Dan
pengetahuan yang dimiliki akan sempurna dengan ditopang
kecerdasan dalam mengelola pengetahuan.
3) Rasa simpati insani
Setiap pemimpin harus mampu memandang dua unsur penting,
yaitu orang dan hasil. Pemimpin yang hanya memandang pada
satu unsur saja , tidak akan mendapatka hasil yang maksimal.
4) Kesungguhan
Kesungguhan merupakan tanda kedewasaan yang dapat
memusatkan perhatian dan mengerjakan apa yang dibutuhkan
keadaan akibat beberapa hal yang dibutuhkan.
5) Kesadaran terhadap diri
Pemimpin yang baik adalah yang mengetahui dirinya sendiri,
baik kemampuan maupun apa tujuannya. Dengan demikian
pemimpin mampu untuk mengambangkan kemampuan dan
mampu mengandalikan diri.
c. Indikator kepemimpinan
Kepemimpinan pada hakikatnya adalah bagaimana
pemimpin mampu memahami dan menguasai kemampuan
manajerial dan kepemimpinan yang efektif seperti yang
diakronimkan bahwa kepala sekolah sebagai EMASLIM (educator,
manajer, adminstrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator)