Ketertarikan antara individu dan organisasi terjadi pada saat ada kesesuaian antara
satu dengan yang lain, hal ini sangat berpengaruh terhadap organisasi dalam
merekrut karyawan dan juga sikap karyawan untuk memilih pekerjaan tersebut,
yang pada akhirnya berpengaruh pada perilaku karyawan yang dibutuhkan oleh
peruasahaan. Menurut Kristof dalam Octaviani dan Hartijasti (2016) menyatakan
bahwa menghubungkan kepribadian dan nilai seorang individu didasarkan pada
kesesuaian antara karakteristik kepribadian seorang individu dengan organisasi,
dan kesesuaian individu-organisasi disana mengatakan kesesuaian itu harus
disepadankan individu dengan organisasi serta dengan pekerjaan. Komponen
untuk Person Organization Fit adalah konsistensi antara nilai-nilai karyawan dan
organisasi
