Wacana Perempuan dalam Media

Media adalah sesuatu hal yang bermanfaat untuk kehidupan masyarakat.
Melaui media, masyarakat mendapatkan informasi-informasi terbaru yang saat ini
sedang terjadi. Begitupun dengan media online yang menjadi tempat menyebarkan
pemberitaan teraktual dan terkini. Namun, tidak semua media online
memperlakukan hal yang sama khusus perempuan atau tentang keberpihakan media
itu tersendiri. Media online yang terus berkembang dengan memperkenalkan berita
yang hanya mengutamakan sensasi dan kemudian perempuan sebagai objek
informasi. Kemudian, di tidak sedikit perempuan mendapatkan kekerasan dan
stereotiping.
Sebagai siaran informasi dan komunikasi yang dikonsumsi oleh khalayak
luas, seharusnya dapat memproduksi informasi yang sehat bagi publik perempuan
sebagai bentuk perwujudan dari demokratisasi media, namun yang terjadi
perempuan hanya dilihat sebagai konsumen. Segala macam konten media masih
tidak terlepas dari bias gender dan berbagai stereotipe gender yang
merepresentasikan perempuan.
Seksisme dan bias gender dalam citra perempuan di media hanyalah puncak
gunung es dari ketidaksetaraan kekuasaan antara laki-laki dan perempuan dalam
industri media. Untuk mencapai keterwakilan penuh, perempuan tidak cukup hanya
mengudara, mereka juga harus terlibat dalam produksi informasi dan memiliki
suara dalam pengambilan keputusan. (Lavenia, 2021).
Fokus penelitian ini adalah bagaimana perempuan di dalam pemberitaan
yang diproduksi oleh berbagai media. Sehingga, akan diketahui apakah perempuan
masih diposisikan sebagai objek pemberitaan atau tidak.