Syarat-syarat Kader Bina Keluarga Balita

Syarat-syarat kader Bina Keluarga Balita menurut buku panduan kader
(2013:6) yaitu :
1. Laki-laki atau perempuan tinggal di lokasi kegiatan, mempunyai minat
terhadap anak.
2. Paling sedikit dapat membaca dan menulis, menguasai bahasa Indonesia
dan bahasa daerah setempat.
3. Bersedia sebagai tenaga sukarela.
4. Bersedia dilatih sebelum melaksanakan tugas.
5. Mampu berkomunikasi dengan orang tua balita secara baik.
`Penjelasan mengenai kader Bina Keluarga Balita (BKB) menurut Evans dan
Stansbery (Ariesta, 2011:55) yaitu :
“The BKB programme design involves the recruitment and training of 10
kader members who work as a team and divide the work as follow : 5
kaders are assigned to work with parents and 5 kaders facilitate the
activities for the children. The kaders use BKB how to play with their
children and stimulate their child’s development “
Para kader BKB menggunakan buku-buku dan satu set mainan dan bahan
pembelajaran untuk mengajarkan ibu cara bermain dengan anak-anak mereka dan
merangsang perkembangan anak mereka).” Menurut bahan penyuluhan Bina
Keluarga Balita (2013:6) tugas kader Bina Keluarga Balita antara lain:
1) Memberikan penyuluhan sesuai dengan materi yang telah ditentukan.
2) Mengadakan pengamatan perkembangan peserta BKB dan anak
balitanya.
3) Memberikan pelayanan dan mengadakan kunjungan rumah.
4) Memotivasi orang tua untuk merujuk anak yang mengalami masalah
tumbuh kembang anak.
5) Membuat laporan kegiatan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tugas kader Bina Keluarga Balita (BKB) antara
lain Memberikan penyuluhan kepada orang tua balita, Mengamati tumbuh
kembang ibu dan anak peserta BKB, Melakukan kunjungan rumah bila
diperlukan,Membantu ibu dalam pemecahan masalah mengenai tumbuh kembang
anak dan melakukan kunjungan rumah,Melakukan pencatatan dan pelaporan
kegiatan Bina Keluarga Balita yang sudah dilaksanakan