Technology Acceptance Model (TAM) (skripsi, tesis, disertasi)

Model yang disebut sebagai Technology Acceptance Model (TAM) adalah model
sistem informasi yang menunjukkan bagaimana pengguna menerima dan menggunakan
teknologi, model ini menunjukkan bahwa ketika pengguna disajikan dengan teknologi
baru, sejumlah faktor mempengaruhi keputusan mereka tentang bagaimana dan kapan
mereka akan menggunakannya terutama pada Perceived Usefulness dan Perceived easy
of use serta sikap merka terhadap penggunaan sistem informasi yang baru (Fiyah et al.,
2019).
TAM mendasarkan diri pada Theory of Reasoned Action (TRA) yang
dikemukakan Ajzen dan Fisbein (1980). TRA menjelaskan adanya reaksi dan persepsi
penggunaan Teknologi Informasi (TI) yang pada akhirnya akan mempengaruhi sikapnya
dalam penerimaan terhadap teknologi tersebut, tujuan utama TAM adalah memberikan
penjelasan tentang penentuan penerimaan komputer secara umum, memberikan
penjelasan tentang perilaku atau sikap pengguna dalam suatu populasi (Sayekti &
Putarta, 2016).
Menurut Aziz et al (2013) dalam Hunaifi (2018) Model penerimaan teknologi
(Teknology Acceptance Model) merupakan suatu model penerimaan sistem teknologi
informasi yang akan digunakan oleh pemakai. Model TRA dapat diterapkan karena
keputusan yang dilakukan oleh individu untuk menerima suatu teknologi sistem
informasi merupakan tindakan sadar yang dapat dijelaskan dan diprediksi oleh minat
perilakunya.
TAM menambahkan dua konstruk utama ke dalam mode TRA, dua konstruk
utama ini adalah kegunaan persepsian (perceived usefulnes) dan kemudahan penggunaan
persepsian (perceived ease of use). TAM berargumentasi bahwa penerimaan individu
terhadap teknologi informasi ditentukan oleh dua konstruk tersebut. Kegunaan
persepsian (perceived usefulnes) dan kemudahan penggunaan persepsian (perceived ease
of use) keduanya mempunyai pengaruh ke minat perilaku (behavioral intention).
Pemakai teknologi akan mempunyai minat menggunakan teknologi (minat perilaku) jika
merasa sistem teknologi bermanfaat dan mudah digunakan.