Pengaruh sosial didefinisikan sebagai sejauh mana seseorang individual mempersepsikan kepentingan yang dipercaya oleh orang-orang lain yang akan mempengaruhinya menggunakan sistem yang baru. Pengaruh sosial juga merupakan sekelompok orang yang mampu mempengaruhi perilaku individu dalam melakukan suatu tindakan berdasarkan kebiasaan (Hair & Daniel, 2001).
Adapun pengaruh sosial terdiri dari kelompok referensi, keluarga, peran dan status.
a. Kelompok referensi
Kelompok referensi seseorang terdiri dari seluruh kelompok yang mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap sikap atau perilaku konsumen. Kelompok referensi adalah kelompok yang melibatkan satu atau lebih orang yang dijadikan sebagai dasa pembanding atau titik referensi dalam membentuk tanggapan efeksi dan kognisi serta menyatakan
perilaku seseorang. Kelompok referensi dapat berasal dari kelas sosial, sub-budaya, atau bahkan budaya yang sama atau berbeda (Paul & Jerry, 2000).
Kelompok referensi mempengaruhi pembelian seseorang melalui nasihat dan informasi yang diberikan dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam tingkah laku. Anggota-anggota kelompok referensi sering menjadi penyebar selera, hobi, oleh karena itu konsumen sering mengamati kelompok tersebut baik fisik ataupun mental. Anggota kelompok referensi diantaranya adalah keluarga, teman, saudara, orang tua, perkumpulan anak muda, dan sebagainya.
b. Keluarga
Keluarga adalah kelompok orang yang terdiri dari dua orang atau lebih yang berhubungan melalui darah, perkawinan, adopsi, dan tinggal bersama. Keluarga juga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Keluarga juga dapat menjadi kelompok acuan yang paling berpengaruh pada diri seorang konsumen (Philip & Kevine, 2009). Setiap anggota keluarga akan saling mempengaruhi dalam memutuskan pembelian dan konsumsi suatu produk. Suatu keluarga di dalam setiap anggotanya memiliki peran dalam pengambilan keputusan. Ada yang menjadi inisiator, pemberi pengaruh, penyaring informasi, dan pengambilan keputusan.
Sehingga, keluarga dapat didefinisikan sebagai suatu unit masyarakat terkecil yang perilakunya sangat mempengaruhi dan menetukan dalam keputusan pembelian.
c. Peran dan status
Seorang konsumen akan menjadi anggota dalam berbagai kumpulan di sepanjang hidupnya. Posisinya dalam setiap kelompok dapat ditentukan dalam bentuk peran dan status. Peran terdiri dari aktivitas yang diharapkan untuk dilakukan seseorang menurut orang-orang sekitarnya (Philip & Kevine, 2009). Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat. Seorang konsumen akan cenderung memilih produk yang menunjukkan statusnya dalam masyarakat.
