Profesionalisme dapat diartikan sebagai komitmen anggota
suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya dan
terus menerus mengembangkan strategi-strategi yang digunakannya
dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya itu. Orang
yang profesional memiliki sikap-sikap yang berbeda dengan orang
yang tidak profesional meskipun dalam pekerjaan yang sama atau
katakanlah berada pada satu ruang kerja (Danim, 2002).
Konsep profesionalisme dapat dipahami sebagai sikap
seseorang atau sekelompok orang yang berhasil menjadikan diri atau
kelompoknya memiliki sistem budaya yang mampu memberikan
pelayanan yang memuaskan bagi yang dilayani sesuai tugas dan
tanggung jawabnya. Seorang profesional akan memaknai
pekerjaannya bukan sebagai kewajiban, melainkan sebagai
kebutuhan. Dengan demikian seorang profesional akan melakukan
tugasnya dengan nyaman (Sairin, et, al., 2003).
