Teori Telic adalah salah satu teori yang dikemukan oleh Diener & Ryan (2008) mengenai subjective well-being yang menyatakan bahwa individu mencapai kebahagiaan ketika titik akhir, seperti tujuan (goal) atau kebutuhan (need) dicapai. Teori kebutuhan (need theory) seperti konsep psikologi well-being dari Ryff dan Singer (dalam Diener & Ryan, 2008) dan teori determinasi diri (self-determination) dari Ryan dan Deci (dalam Diener dan Ryan, 2008) menemukan bahwa ada kebutuhan tertentu yang ada sejak lahir, yang dicari individu untuk dipenuhi dalam rangka mencapai well-being. Sehubungan dengan ini, teori tujuan menunjukkan bahwa individu yang secara sadar mencari tujuan tertentu, akan menghasilkan well-being yang tinggi ketika tujuan itu terpenuhi. Namun, dalam teori tujuan, tujuan bisa muncul dari sumber-sumber tambahan selain kebutuhan yang didapatkan sejak lahir, serta tujuan tersebut akan berkembang ketika kebutuhan semakin banyak sesuai dengan kondisi dan keadaan.
