Pengaruh Kepemilikan Manajerial Terhadap Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Kualitas laba yang dilaporkan dapat dipengaruhi oleh kepemilikan saham manajerial. Tekanan dari pasar modal menyebabkan perusahaan dengan kepemilikan manajerial yang rendah akan memilih metode akuntansi yang meningkatkan laba yang dilaporkan, yang sebenarnya tidak mencerminkan keadaan ekonomi dari perusahaan yang bersangkutan (Boediono, 2005 dalam Paulus 2012). Menurut penelitian Rupilu (2011) bahwa kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba. Hasil tersebut mendukung penelitian Maghfirotun (2010) yang menyatakan kepemilikan manajer dalam suatu perusahaan akan berpengaruh terhadap kualitas laba yang dihasilkan. Kepemilikan manajerial akan mensejajarkan kepentingan manajemen dan pemegang saham (outsider ownership), sehingga akan memperoleh manfaat langsung dari keputusan yang diambil serta menanggung kerugian sebagai konsekuensi dari pengambilan keputusan yang salah. Kualitas laba yang dilaporkan dapat dipengaruhi oleh kepemilikan saham manajerial. Tekanan dari pasar modal menyebabkan perusahaan dengan kepemilikan manajerial yang rendah akan memilih metode akuntansi meningkatkan laba yang dilaporkan, yang sebenarnya tidak mencerminkan keadaan ekonomi dari perusahaan yang bersangkutan (Boediono, 2005 dalam Rupilu, 2011;105) Semakin tinggi kepemilikan saham oleh pihak manajemen dapat mengurangi dorongan perilaku mementingkan kepentingan manajer secara individu, sehingga dapat disimpulkan bahwa kepemilikan manajerial memberikan pengaruh positif terhadap kualitas laba